Sabtu, 20 Oktober 2012

REAKSI PEMBAKARAN PADA ALKANA


Alkana merupakan keluarga hidrokarbon yang mengandung hanya ikatan tunggal antar atom-atom karbonnya.
Alkana merupakan suatu golongan hidrokarbon alifatik jenuh dengan penyusunnya adalah atom-atom karbon dalam rantai terbuka. Alkana mempunyai rumus empiris CnH2n+2. Pemberian nama pada alkana dengan rantai tidak bercabang yaitu dengan cara menyatakan jumlah atom karbonnya dan ditambah akhiran –ana yang berarti senyawa tersebut adalah hidrokarbon alifatik jenuh.

Salah satu reaksi pada alkan adalah reaksi pembakaran . Reaksi Pembakaran sempurna senyawa hidrokarbon akan menghasilkan gas karbon dioksida dan air, sedangkan pembakaran tidak sempurna akan menghasilkan gas karbon monoksida dan air. Terjadinya pembakaran sempurna atau tidak sempurna tergantung pada perbandingan antara konsentrasi (kadar) senyawa hidrokarbon dengan konsentrasi (kadar) oksigen.

Semua alkana dapat bereaksi dengan oksigen pada reaksi pembakaran, meskipun pada alkana-alkana suku tinggi reaksi akan semakin sulit untuk dilakukan seiring dengan jumlah atom karbon yang bertambah. Rumus umum pembakaran adalah:
CnH2n+2 + (1.5n+0.5)O2 (n+1)H2O + nCO2
Ketika jumlah oksigen tidak cukup banyak, maka dapat juga membentuk karbon monoksida, seperti pada reaksi berikut ini:
CnH(2n+2) + nO2 (n+1)H2O + nCO
Contoh reaksi, metana:
2CH4 + 3O2 2CO + 4H2O
CH4 + 1.5O2 CO + 2H2O

2 komentar:

  1. Mengapa alkana suku tinggi sulit untuk direaksikan?
    apa cara yang harus dilakukan untuk mereaksikan alkana suku tinggi ?

    BalasHapus
  2. alkana dengan suku tinggi sulit direaksikan dengan oksigen atau mengalami reaksi pembakaran sebab alkana suku tinggi memiliki titik didih yang tinggi. contoh alkana suku tinggi adalah (C18H38) berfungsi sebagai pelumas

    BalasHapus