Alkana merupakan keluarga hidrokarbon yang
mengandung hanya ikatan tunggal antar atom-atom karbonnya.
Alkana
merupakan suatu golongan hidrokarbon alifatik jenuh dengan penyusunnya adalah
atom-atom karbon dalam rantai terbuka. Alkana mempunyai rumus empiris CnH2n+2.
Pemberian nama pada alkana dengan rantai tidak bercabang yaitu dengan cara
menyatakan jumlah atom karbonnya dan ditambah akhiran –ana yang berarti senyawa
tersebut adalah hidrokarbon alifatik jenuh.
Salah satu reaksi pada alkan adalah reaksi
pembakaran . Reaksi Pembakaran sempurna senyawa hidrokarbon akan menghasilkan
gas karbon dioksida dan air, sedangkan pembakaran tidak sempurna akan
menghasilkan gas karbon monoksida dan air. Terjadinya pembakaran sempurna atau
tidak sempurna tergantung pada perbandingan antara konsentrasi (kadar) senyawa
hidrokarbon dengan konsentrasi (kadar) oksigen.
Semua
alkana dapat bereaksi dengan oksigen pada reaksi pembakaran, meskipun pada alkana-alkana
suku tinggi reaksi akan semakin sulit untuk dilakukan seiring dengan jumlah
atom karbon yang bertambah. Rumus umum pembakaran adalah:
CnH2n+2 + (1.5n+0.5)O2
→ (n+1)H2O + nCO2
Ketika jumlah
oksigen tidak cukup banyak, maka dapat juga membentuk karbon monoksida, seperti pada reaksi
berikut ini:Contoh reaksi, metana:
2CH4 + 3O2 → 2CO + 4H2O
CH4 + 1.5O2 → CO + 2H2O
Mengapa alkana suku tinggi sulit untuk direaksikan?
BalasHapusapa cara yang harus dilakukan untuk mereaksikan alkana suku tinggi ?
alkana dengan suku tinggi sulit direaksikan dengan oksigen atau mengalami reaksi pembakaran sebab alkana suku tinggi memiliki titik didih yang tinggi. contoh alkana suku tinggi adalah (C18H38) berfungsi sebagai pelumas
BalasHapus